Graphic Works

Category 2

Islami


Cinta Raya

Cinta Raya Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Udah malem banget, cara satu-satunya kita terjun dari gedung ini. Gue rasa malem ini gak bakal banyak orang yang lalu lalang disini. Kali ini gue rasa kita bakal berhasil” Ucap Raya sambil duduk di pinggiran lantai gedung.
“Sebelum Kita mati gue pengen tanya, Apa Cuma masalah Cinta lo bakal bener-bener selesain hidup lo?” Sambung Raya dan memberi Pertanyaan.
“Mungkin iya, Gue gak tau gue Hidup untuk siapa, Bertahan untuk apa, jadi sekalipun gue mati, gue gak yakin kalau orang yang gue sayang bakal bersedih” Ucap Dey sambil berkaca-kaca.
“Apa hidup lo hanya lo persembahin buat si Brengsek itu?” Tanya Raya penuh emosi.
“Jangan panggil dia Brengsek, Dia Bara” Bela Dey dengan Tegas. “Dia jahat, dia bikin gue sakit, tapi tanpa dia hadir dalam hidup gue, mungkin gue bakal lebih sakit. Sekarang dia udah pergi ninggalin Gue, Jadi untuk apa gue Hidup? Akan sama terasa sakit”

Rino beranjak dan segera berdiri di atas gedung. Gedung 10 lantai ini adalah tempat terakhir bagi mereka. Dan setelah itu adalah KEMATIAN.
“Kita mulai sekarang?” Ajak Raya menyuruh Dey untuk berada di sampingnya. Kurang dari 10 menit lagi Hidup mereka berdua akan benar-benar berakhir.

Dey berjalan dengan sedikit ragu, Keringatnya bercucuran. Mukanya memerah. Dia Menaiki bangunan sambil gemetar. Entah berapa ribu kaki dari bawah, yang jelas sangat tinggi.
Aba Aba mu
... baca selengkapnya di Cinta Raya Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Cerdas, Cerlang (yang) Pedas

Cerdas, Cerlang (yang) Pedas Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kepolosan anak kadang muncul sebagai pemikiran murni tanpa terdistorsi motif menang-kalah sebagaimana kita yang mengaku dewasa.

Sore itu, di ruang konsultasi saya hadir pasangan suami-isteri, Pak Deddy Kartana dan Bu Normalia, orangtua Bagas Dewantara, anak berusia 5 tahun. Mereka meminta konsultasi tentang hasil pemetaan Multiple Intelligences Bagas yang, menurut mereka, sungguh di luar bayangan. Selama ini keduanya menganggap, Bagas rendah pada kecerdasan Logika Matematika, Interpersonal, dan Intrapersonal; padahal data menunjukkan, selain Bagas memadai pada keempat kecerdasan lainnya ?Spasial, Kinestetik, Musik, dan Logika Bahasa? ia justru sangat menonjol pada ketiga kecerdasan.

“Semula kami hampir tak percaya begitu membaca hasil asesmen Bagas. Pasalnya, Bagas kami kenali tak pernah menunjukkan ketertarikan pada dunia angka, tidak terlalu banyak bicara bahkan cenderung pendiam,” tutur Pak Deddy mengawali sesi. “Satu hal yang mungkin lepas dari perhatian kami, Bagas sering menunjukkan keanehan,
... baca selengkapnya di Cerdas, Cerlang (yang) Pedas Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Setangkai Bunga di Tebing Gunung

Setangkai Bunga di Tebing Gunung Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Syifa Nisa Aulia, begitu nama lengkapnya. Aku memanggilnya dengan sebutan Bunda Nisa, karena Bunda telah mempunyai suami dan anak. Kehidupan keluarga Bunda begitu harmonis. Berbingkaikan cinta dan kasih sayang yang tulus serta diperindah dengan kemantapan iman mereka kepada Sang Maha Kuasa. Namun dibalik kebahagiaan yang Bunda rasakan bersama suaminya, ternyata rumah tangga mereka pernah diguncang oleh prahara rumah tangga yang membuat Bunda berkeinginan untuk bercerai dengan suaminya. Syukurnya Allah memberikan jalan untuk masalah mereka.

Setelah menamatkan S1 di FKIP Matematika, Bunda diterima menjadi guru Matematika di salah satu SMP yang ada di daerah ku. Bunda mulai mengajar di SMP tersebut pada tahun 2002. Aku menjadi murid Bunda pada tahun 2008, saat aku kelas 2 SMP. Aku senang belajar Matematika dengan Bunda. Karena Bundalah aku menyukai pelajaran yang mengerikan bagi sebagian orang ini, termasuk aku. Sejak SD, aku tidak senang belajar Matematika karena rumit dan membosankan. Tapi, ketika aku bertemu Bunda semua berubah. Bunda dengan sabar dan semangat mengajarkan ku Matematika dan ia berhasil membuat ku cinta dengan pelajaran tersebut. Bundalah guru pertama yang merubah pandangan ku terhadap Matematika. Kini Matematika menjadi salah satu pelajaran favorit ku, sangat favorit. Itulah sebabnya aku memanggilnya bukan Ibu, tetapi Bunda. Jiwa keibuannya yang begitu hangat dan kesabarannya dalam
... baca selengkapnya di Setangkai Bunga di Tebing Gunung Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Perampok

Perampok Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Shiciri Kojun adalah seorang perajin tenun sutra. kata orang, ia bukan hanya sebagai seorang pengrajin kain ? tetapi lebih dari pada itu, ia adalah seniman kain. Motif-motif kain sutra rajutannya sangat indah, sehingga tidak heran jika ia menjadi sangat terkenal karena karya-karyanya.

Pada suatu senja, saat Shiciri Kojun sedang merajut sutra, datanglah seorang perampok memasuki rumahnya. Perampok itu membawa sebilah pedang, yang langsung ditempelkannya ke leher Shiciri Kojun.. ?Serahkan semua uangmu !? kata perampok itu.

Dengan tenang Shiciri berkata, ?Semua uangku ada di laci itu, tapi jangan ganggu saya, karena saya sedang berkonsentrasi mengerjakan tenunan sutra ini..? Pencuri itu pun segera melepaskan pedang yang ditempelkannya di leher Shiciri, lalu berjalan dan bergegas membuka sebuah laci lemari yang ditunjukkan Shiciri.

Ketika perampok itu sedang memasukkan uang-uang itu di tasnya, tiba-tiba Shiciri berkata, ?Jangan ambil semuanya, saya masih butuh seperempat dari uang itu untuk membayar pajak besok pagi.?

Entah mengapa, perampok itu menuruti kata-kata Shiciri. Ia pun hanya mengambil tiga per empat uang di laci itu. Setelah memastikan uang-uang tersebut telah tertata di tasnya, perampok itu segera berjalan menu
... baca selengkapnya di Perampok Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Lihat Wajah Pasanganmu Jika kau Mulai BOSAN! : Sebuah Kisah Inspiratif


Suamiku berprofesi sebagai insinyur mesin, Aku mencintainya karena sifatnya yang tegar, dan perasaan hangat dan nyaman saat Aku bersandar di bahunya yang bidang.

Tiga tahun berhubungan, dan sekarang sudah dua tahun kami menikah, aku harus mengakui, aku mulai lelah dengan semua ini. Alasan-alasanku mencintainya, sekarang telah berubah menjadi penyebab kelelahanku.

Aku perempuan yang sangat sentimental, dan sangat, sangat sensitif tentang hubungan cinta dan perasaanku, aku sangat mendambakan momen-momen romantis dalam hidupku. Suamiku, adalah orang yang sangat berlawanan sifatnya denganku, dan ketidakmampuannya membuat momen romantis dalam pernikahan kami telah menghancurkan perasaan cintaku kepadanya.

Suatu hari, akhirnya aku memutuskan untuk menyatakan keputusanku kepadanya. Aku ingin bercerai.

“Kenapa?” tanyanya, kaget.

“Aku lelah. Gak semua hal di dunia ini harus ada alasannya kan?!” Jawabku.

Suamiku hanya diam semalaman, sepertinya ia tenggelam dalam pikirannya, dan merokok sepanjang malam. Perasaan kecewaku hanya bertambah besar melihatnya seperti itu. Disana terlihat laki-laki yang bahkan tidak dapat mengekspresikan kekecewaannya, apa lagi yang aku harapkan dari dia? Akhirnya suamiku bertanya kepadaku.


“Apa yang bisa Aku lakukan untuk mengubah pikiranmu?”

Sepertinya yang orang-orang bilang itu benar, susah untuk mengubah kepribadian seseorang, dan kurasa, aku telah kehilangan kepercayaan dan cintaku kepadanya.

Aku melihat dalam ke matanya, dan perlahan ku jawab: “Aku punya pertanyaan, kalau Kamu bisa menjawabnya, dan meyakinkanku, Aku mungkin mengubah pikiranku. Seandainya ada bunga yang terletak di tepi jurang, dan mengambilnya bisa membahayakan nyawamu, maukah Kamu mengambilnya untukku?”

“Akan Aku jawab besok” Jawabnya, singkat.

Harapanku hancur mendengar jawabannya.

Keesokan harinya aku terbangun, dan dia sudah tidak ada. Kutemukan sepucuk surat dengan tulisan tangannya yang jelek, dibawah segelas susu di meja makan dekat pintu depan. Aku baca perlahan kata-katanya.

.....

“Sayangku, Aku tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi biarkan Aku menjelaskan alasanku..”

Baru kalimat pertama, tapi kekecewaanku semakin bertambah padanya. Kulanjutkan membaca.

“... Ketika kamu menggunakan komputer, kamu selalu bermasalah dengan program-programnya, kemudian Kamu menangis di depan monitor. Aku harus menjaga jariku, jadi aku bisa tetap membantumu memperbaiki programnya. Kamu selalu lupa membawa kunci pintu kalau keluar rumah, jadi Aku harus menjaga kakiku untuk berlari pulang agar Kamu bisa segera masuk ke dalam rumah. Kamu suka jalan-jalan, tapi Kamu selalu tersasar di tempat yang baru, jadi Aku harus menjaga mataku agar bisa memberitahu jalan yang benar. Kamu selalu keram setiap bulan saat “teman baikmu” datang, jadi Aku harus menjaga tanganku untuk mengelus perutmu dan meredakan rasa keram itu...”

“.....”

“... Kamu selalu suka untuk tetap di rumah, dan Aku khawatir Kamu tidak memiliki teman. Jadi Aku harus menjaga mulutku, agar bisa terus menceritakan cerita-cerita lucu untuk menghilangkan kebosananmu. Kau selalu suka menatap komputer, dan itu buruk untuk matamu. Jadi Aku harus smenjaga mataku, agar kalau kita tua nanti, aku bisa membantu memotong kukumu, dan membantumu menyibak ubanmu yang mengganggu, jadi Aku bisa memegang tanganmu, sambil memandang pantai berdua. Jadi kamu bisa menikmati sinar matahari, dan pasir yang indah... Jadi Aku bisa menceritakan kepadamu warna dari bunga-bunga, seperti rona wajahmu saat Kamu masih muda... Jadi, Sayangku, kecuali aku yakin ada orang lain yang mencintaimu lebih dari Aku... Aku tidak bisa memetik bunga itu, dan mati...”

Air mataku mengalir membasahi suratnya, dan merusak tinta di tulisannya sepanjang aku membaca...

“... Sekarang Kamu sudah selesai membaca jawabanku. Kalau kamu puas dengan jawabanku, tolong buka pintu depan, karena aku sedang berdiri menunggumu sambil membawa roti dan susu segar kesukaanmu...”

Aku bergegas menarik pintu, dan melihat wajahnya yang penasaran, memeluk erat botol susu dan roti dengan tangannya.
Sekarang aku sangat yakin, tidak ada orang yang bisa mencintaiku sebesar cintanya kepadaku, dan aku memilih untuk tetap bersamanya, meninggalkan bunga-bunga yang aku inginkan di belakang...

Begitulah hidup. Ketika seseorang dikelilingi oleh cinta, lama-lama perasaan bahagia itu pudar, dan dia tidak merasakan cinta sesungguhnya karena tertutup oleh kebosanan.

Cinta hadir dalam berbagai bentuk, bahkan dalam bentuk yang sangat kecil dan tidak terasa. Bisa jadi, cinta hadir dalam bentuk yang sangat membosankan. Bunga-bunga dan momen romantis hanya hal yang bisa dilihat dari kekuatan cinta. Namun dibalik itu semua, ada cinta yang sebenarnya..

Pandangi wajah pasanganmu jika Kau mulai merasa bosan. Pikirkan hal-hal yang membuatmu jatuh cinta kepadanya dulu..

#Like dan #Share kisah ini, karena bisa jadi ada keluarga yang kamu selamatkan karena membaca kisah ini.

TAUKAH KAMU Hal Ini Lebih Sakit Bagi Seorang Ibu dibandingkan Melahirkan!


Melahirkan adalah proses dimana seorang bayi lahir dari dalam perut ibunya. Sungguh itu adalah perjuangan yang amat panjang dan menyakitkan.

Bahkan dikatakan bahwa rasa sakit melahirkan itu seperti ketika jari diikat karet dengan amat kencang hingga terhenti aliran darah.

Rasa sakit ketika melahirkan akan terus bertambah hingga bayi keluar. Inilah yang seorang ibu rasakan ketika hendak melahirkan bayinya.

Namun, ada hal lain yang membuat seorang ibu lebih merasa sakit lagi. Seperti dalam kisah berikut.

Suatu hari, seorang anak meminta ibunya untuk disiapkan air hangat untuk mandi. Dengan ikhlas ibunya menyiapkan air hangat untuk anaknya tersebut.


Setelah siap, anaknya malah dengan kasar bicara pada ibunya jika air yang ibunya siapkan terlalu lama. Ibunya hanya terdiam.

Setelah mandi, anaknya bersiap untuk pergi bersama teman-teman. Ibunya bertanya kemana anaknya akan pergi, namun lagi-lagi dijawab dengan kasar bahwa ia akan pergi dengan teman-temannya.

Malam hari ketika anaknya pulang, didapati rumah kosong. Ibunya tidak ada di dalam rumah. Ia marah-marah karena rumah kosong, terlebih perutnya sedang kosong, marahnya semakin menjadi.

Tak lama, ibunya sampai di rumah dan mengucap salam padanya. Dengan kesal, sang anak bertanya kemana ibunya pergi. Bahkan, hampir saja ia marah tapi ibunya segera menunda amarahnya.

"Tunggu dulu, kamu jangan marah dulu. Ibu pergi tadi di rumah tetangga kita istri Pak Rizal, baru magrib tadi beliau meninggal," kata sang ibu.

"Lho, bukannya dia tidak sakit bu? Kenapa dia meninggal?," tanya anak penasaran.

"Beliau meninggal ketika melahirkan anaknya. Begitulah perjuangan seorang ibu, ia rela mempertaruhkan nyawa demi melahirkan buah hatinya," sahut ibu.

"Jadi, ibu dulu juga bertaruh nyawa demi melahirkanku ya bu?", tanya sang anak.
Dengan mata berkaca-kaca, sang ibu menjawab, "Rasa sakit ketika ibu melahirkan tidak ada apa-apanya daripada rasa sakit yang ibu rasakan ketika kamu membentak dan berkata kasar pada ibu."
Seketika itu, sang anak kemudian memohon ampun pada ibunya dan menangis sambil memeluk ibunya.
Pelajaran buat kita, janganlah membuat ibu kita sedih atas perkataan kita. Ingat, beliau rela mempertaruhkan nyawa ketika melahirkan kita dan merawat kita hingga kita tumbuh dewasa.

Kisah Mayat Membaca Surah Yasin


Kisah nyata ini cukup membuat hati bergetar,Di dalam kubur mayat ini membaca Surat Yaasiin,berikut kisah nya :

Percaya tak percaya inilah kenyataannya, mayat yang telah dikebumikan bukannya jadi hantu seperti film beoskop versi lokal, akan tetapi membaca kitab suci Al Quran dalam kuburan haji arab saudi ,SubhanALLAH..

Ilustrasi 
Kejadian yang tak biasa terjadi alias aneh, bahkan paling aneh ini terjadi di Ma’la..

Yaitu tempat dimana para jemaah haji yang meninggal dunia di mekah, contoh kamu pergi haji, kemudian kamu meninggal di sana, maka disanalah kamu akan di kebumikan..

Karena kuburan ini memiliki area yang sudah penuh, maka makam yang sudah lama di gali lagi untuk mengebumikan jenazah baru, tempo penggalian ulang ini hanya selang 8 bulan..

Di sinilah awal mula peristiwa terjadi, dimana saat ada mayat yang akan di kebumikan, pera penggali kubur menggali lagi kuburan lama..

Saat lubang kubur digali lagi hingga kedalaman seukuran sebagaimana mestinya, secara tiba-tiba salah satu penggali kubur terkejut dan menghambur naik dari lubang kubur..

Apa yang terjadi..??..Ada apa ini..??

Betapa kagetnya penggali kubur itu tiba-tiba mendapati mayat yang sedang membaca Al Quran..

Spontan bebera orang disekitar makam terkejut, selain takjub menyaksikan fenomena langka itu, dengan hati dipenuhi rasa penasaran, kemudian pemeriksaan terhadap kondisi mayat itu mulai di teliti..

Hasil dari penelitian, mayat itu dalam kondisi duduk bersila sedang membaca Al Quran, penelitian lebih lanjut..
Ayat Al Quran yang terbuka itu yakni, Surah Yaasiin..

Pertanyaan mengapa mayat ini tidak hancur, termasuk kain kafan yang membungkus jasadnya, kecuali kapas yang diletakkan di antara mayat dengan kain kafan..??

Usut punya usut, setelah di ketahui siapa jati diri mayat hebat yang membaca Quran ini, ternyata ia adalah orang kulit hitam yang semasa hidupnya ia bekerja membersihkan Baitullah dari tumpahan air zam-zam..

Ketika pekerjaan telah selesai membersihkan Baitullah dari tumpahan air zam-zam, kemudian ia duduk di satu sudut Baitullah lalu membaca Surah Yasin..

Inilah bukti kebesaran ALLAH diluar logika manusia..

ALLAH yang penuh kasih sayang, dimana hamba-hambanya telah lepas dari duniawi, disitulah Tuhan bersamamu, disitulah kasih sayangnya terpancar menerangi jalanmu..

Untuk itu janganlah kalian semua selaku hamba allah, berbuat sewena-wena, jangan hanya karena banyak harta tahkta, kemudian lupa diri, ingatlah selalu, bahwa jurang kesengsaraan abadi, tak jauh darimu..

Kematianmu semakin hari makin dekat, hartamu kekuasaanmu sedikitpun tak akan mampu melindungimu dari azab yang amat pedih, bahkan sangat mungkin, hartamu itulah yang jadi azabmu sendiri..

Astaghfirullahhal'adzhiim..

Yaa ALLAH..
Akhiri lah hidup kami dalam keadaan husnul khatimah,Aamiin..

Ya ALLAH..
Mudahkanlah urusan orang yang Membaca status ini..

Dekatkanlah Rezekinya,Sehatkanlah jiwa raganya dan Mudahkanlah jodohnya untuk orang yang nge-Like dan nge-share Status Ini..

Aamiin Yaa Rabbal'aalamiin..

Klik SUKA dan komentar AAMIIN lalu BAGIKAN dengan Ikhlas..!

© Copyright 2014 | Distributed By Free Blogger Templates | Designed By Way2themes